Reaktor nuklir alam merupakan salah satu penemuan dalam
bidang geologi yang ditemukan pada tahun 1972. Saat itu, di fasilitas pengolahan
bahan bakar nuklir Pierrelatte, Ilmuwan Perancis bernama Bougzigues sedang
bekerja melakukan analisis rutin terhadap uranium yang telah diekstrak dari
biji uranium. kemudian ia menyadari sesuatu yang aneh dari biji uranium yang
ditelitinya.
Uranium memiliki tiga isotop yang
memiliki massa atom yang berbeda dengan proporsi yang berbeda, yaitu : U
238 sebanyak 99.274%, U 235 sebanyak 0.720% dan U 234 sebanyak 0.005%.









